Pentingnya Calistung di usia dini

Memiliki anak yang pintar dan cerdas merupakan idaman bagi semua orang tua. Agar ayah bunda  bisa memiliki anak yang pandai dan rajin kita harus mengajari dan pentingnya calistung di usia dini. belajar calistung sangat penting bagi masa depan anak, karena itu banyak orang tua yang mengajari anaknya calistung. Lalu, bagaimana caranya?

Cara mengajar calistung yang menyenangkan juga sangat menentukan keberhasilannya bagi anak untuk menerima apa yang kita berikan. Apalagi bagi anak TK dan SD calistung merupakan hal yang wajib diketahui.

Cara mengajar calistung yang kurang tepat, akan membuat anak tambah merasa bingung sehingga ia akan cepat merasa bosan dan malas dalam belajar. Usia anak TK, yaitu 5 tahun sampai dengan 6 tahun. Usia ini merupakan usia yang sangat ideal untuk belajar membaca, menulis, dan berhitung. Meskipun terlihat mudah, namun belajar membaca, menulis, dan berhitung bagi anak TK adalah tantangan baru.

Belajar calistung yang menyenangkan bagi anak TK PAUD Usia Balita

Untuk mendukung belajar dan tumbuh kembang anak usia dini, para guru dan orang tua hendaknya mengetahui cara yang tepat untuk mengajarkan membaca, menulis, dan menghitung. Berikut ini adalah beberapa cara mengajar calistung yang menyenangkan bagi TK.

Adakan pengenalan calistung melalui permainan edukatif

Ajarkan calistung (membaca, menulis dan berhitung) pada anak  TK dengan pemainan, permainan merupakan cara yang tepat bagi anak TK untuk dapat belajar membaca, menulis, dan berhitung karena anak- anak akan lebih mudah menerima hal yang baru dengan cara yang menarik. Permainan anak TK yang bisa digunakan untuk membantu tumbuh kembang adalah Puzzle. Untuk membantu anak belajar membaca, para guru dan orang tua bisa mengajak anak untuk bermain puzzle dengan tema abjad dan angka.

Isilah kegiatan belajar membaca anak dengan lagu anak

Untuk memperkenalkan abjad pada anak usia dini seperti anak TK, kita bisa menggunakan lagu, misalnya lagu ABCD. Lagu anak TK yang satu ini cukup populer di kalangan anak- anak. Dengan menyanyikan lagu ini anak- anak akan belajar mengenali abjad dengan cara menyenangkan. Hal ini juga bisa mnjadi langkah awal anak untuk belajar membaca.

Ajaklah anak untuk mengikuti pola garis putus- putus

Setelah anak mengenal abjad dan angka, ajak mereka untuk belajar menulis. Tahap pertama dalam belajar menulis adalah menirukan pola putus- putus. Cara ini cukup mudah dan cepat dalam mengajarkan anak menulis. Ajaklah anak untuk mengikuti pola garis putus- putus yang membentuk suatu angka atau huruf dengan mengikuti pola garis putus- putus tersebut, anak akan belajar mengenai keseimbangan dan gerakan tangan ketika menulis.

Sediakan gambar abjad dan angka serta pasanglah ditempat bermain anak

Situasi yang kondusif mempercepat proses belajar anak. Ciptakanlah situasi rumah yang kondusif dengan mnempelkan gambar abjad dan angka dikamar tidur atau ruang bermainnya. Jika seorang anak sering melihat angka dan huruf, lambat laun dia akan semakin familier dengan bentuk huruf dan angka

Pahami karakter serta suasana hati anak

Dalam mengajak anak belajar calistung (membaca, menulis, dan menghitung) guru dan orang tua harus mengetahui karakter masing- masing anak dan situasi hati seorang anak. Jangan paksakan anak TK untuk belajar calistung (membaca, menulis, dan menghitung) ketika ia sudah merasa lelah atau mengantuk.

Perhatikan durasi dalam mengajari calistung Anak TK tidak bisa memusatkan perhatiannya terlalu lama terhadap satu hal. Jika kita mengajak anak untuk belajar calistung (membaca, menulis, dan berhitung) perhatikanlah durasi belajarnya. Anak TK hanya bisa memusatkan perhatiannya pada satu hal hanya selama 15 hingga 20 menit saja.

error: Maaf konten di proteksi !!